Jenis-Jenis Popok Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Dikaruniai seorang anak merupakan hal yang sangat membahagiakan. Namun, hal tersebut harus diimbangi dengan perawatan maksimal, salah satunya adalah menyediakan semua kebutuhannya seperti popok dan perlengkapan lainnya. Saat ini sudah banyak tempat jual popok baik offline maupun online. Akan tetapi, hal penting perlu diperhatikan adalah mengetahui apa saja jenis-jenis beserta karakteristiknya.

Seperti kita ketahui, fungsi utama benda ini adalah menampung kotoran bayi sementara. Meski begitu, kenyamanan tetap harus diperhatikan. Setiap jenis tentu memiliki perbedaan baik dari segi tekstur, fungsi, kelebihan, maupun kekurangan. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini akan dijelaskan tentang beberapa jenis tersebut beserta kelebihan dan kekurangannya.

Macam-Macam Tipe Popok Bayi

  1. Disposable diaper

Jenis popok pertama adalah disposable diaper atau sekali pakai. Tipe ini sangat praktis digunakan ketika sedang bepergian. Selain itu, disposable diaper juga lebih mudah dipakaikan pada anak. Usahakan Anda memilih dengan perekat agar bisa menyesuaikan ukuran tubuh bayi. Agar tidak terlalu sering mengganti, pilih yang mempunyai gel peresap cairan.

Di sisi lain, tipe ini memiliki beberapa kekurangan. Pertama, tentu saja berkaitan dengan budget. Karena tipe tersebut sekali pakai, artinya Anda harus lebih banyak mengeluarkan uang untuk rutin membelinya. Bahkan, dalam sehari mungkin diperlukan 5 hingga 10 buah. Kemudian, popok ini menggunakan bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan masalah kulit pada bayi.

  1. Berbahan Kain

Solusi jika terlalu terbebani menggunakan tipe sekali pakai adalah popok kain. Popok ini memiliki kelebihan dapat digunakan berulang kali. Bahan berupa kain membuatnya aman digunakan karena tidak menggunakan bahan kimia. Selain itu, harga berbahan kain cenderung lebih terjangkau jika dibandingkan tipe sekali pakai.

Namun, benda ini mempunyai kelemahan, yakni daya serapnya hanya satu kali saja. Itulah sebabnya pada popok kain sering terjadi kebocoran. Orang tua juga harus sering mengganti jika anak mengompol. Tipe ini tidak terlalu direkomendasikan dibawa bepergian karena akan sangat merepotkan, baik ketika menyimpan maupun mencucinya. Untuk mencuci juga diperlukan cairan khusus yang aman bagi kulit.

  1. Cloth Diaper

Jenis yang ketiga adalah cloth diaper. Tipe ini sering dianggap lebih hemat oleh para orang tua karena tidak memiliki kandungan bahan kimia serta dapat digunakan berulang kali. Bahan cloth diaper juga lebih ramah lingkungan. Daya serapnya lebih baik dibandingkan popok kain sehingga durasi pemakaian bisa lebih lama, bahkan bisa digunakan oleh adik.

Sayangnya, cloth diaper membutuhkan perawatan ekstra untuk menjaga kondisinya dengan cara dicuci berulang kali. Sama seperti jenis sebelumnya, detergen yang digunakan juga tidak boleh asal-asalan karena dapat memicu iritasi atau alergi pada kulit bayi. Selain itu, untuk mengeringkannya diperlukan waktu cukup lama sehingga sebaiknya diiringi jenis lainnya.

Berbagai jenis popok tersebut bisa Anda dapatkan di tempat yang jual perlengkapan bayi, salah satunya adalah Orami. Selain popok, berbagai keperluan bayi lainnya juga tersedia di sana.

Leave a Reply